Saturday, 14 May 2011

Kontrak Rekaman

Jadi kamu dan teman kamu akhirnya bisa menyebut band kalian real band .Kamu udah banyak dikenal di bar, klub dan cafe di luar lingkungan kamu, kamu udah mulai punya fans yang banyak dan band kamu juga sudah ada di Internet. Google search engine  baru-baru ini juga sudah munculin hasil tentang band kamu.

Musik baru yang kamu tulis beresonansi dengan penonton. Semua hal udah menuju ke arah yang bener, dan kamu siap untuk membawanya ke tingkat berikutnya - Kamu pengen kontrak rekaman. Visi besar record label menari-nari di kepala kamu ... Tapi, berapa banyak yang kamu tahu tentang kontrak rekaman? Terlihat seperti apakah kontrak rekaman? Apa yang terjadi setelah kamu menandatanganinya? Berapa banyak uang yang akan kamu dan band kamu akan bisa dapet?

Pada artikel ini, kamu akan memiliki kesempatan untuk menjelajahi beberapa fitur dasar kesepakatan-label rekaman besar. Apa yang kamu akan pelajari mungkin bisa sedikit bikin kamu terkejut. Kamu ngga bisa ngebayangin kontrak rekaman semanis es krim yang biasa kamu makan. Bahkan, beberapa nama besar dalam bisnis ini udah banyak mengeluh dalam beberapa tahun terakhir. Kenapa coba?

Yuk kita coba bayangin kalo misalnya ada kontrak label rekaman besar di tangan kamu. Kamu dan band kamu pengen banget nandatanganin karena kalian udah sangat berusaha keras untuk mencapai titik ini. Tetapi beberapa klausul di dalam kontraknya koq agak nakutin!!.

Coba kita telaah lagi apa itu kontrak.
Kontrak adalah perjanjian tertulis antara dua orang atau lebih yang diberlakukan/disahkan oleh hukum. Kalimat "diberlakukan oleh hukum" menjadi sangat penting. Setelah kamu menandatangani kontrak, kamu terikat oleh itu. Jadi, kalo kamu ngga suka kontraknya, jangan menandatanganinya. Bukan berarti kamu berenti disitu juga. Kamu mungkin harus mempertimbangkan untuk menyewa pengacara.

Dalam banyak kasus, ketika seseorang akan menandatangani kontrak, ia menyewa pengacara untuk menafsirkan kontrak dan (dalam beberapa kasus) untuk membantu bernegosiasi. Pengacara bisa ngebantu interpretasinya. Lebih bagus pengacaranya memang sudah terbiasa dengan berbagai perjanjian dan kontrak yang terkait dengan industri hiburan, termasuk kontrak rekaman.

Apakah kamu seorang artis solo ataupun kamu anggota band, kamu biasanya memiliki dua masalah jika kamu memang ngga pernah sama sekali nandatanganin kontrak rekaman :


  • Kamu ngga tau apa yang "normal,"dan kamu ngga tau gimana kontrak tersebut akan mempengaruhi kamu dalam jangka panjang. Kamu kurang pengalaman dan pengetahuan dalam situasi ini, menggunakan pengacara bakal jadi penting banget.            
  • Bahkan jika kamu punya pengacara, kamu mungkin cuma punya pengaruh yang kecil atau ngga ada sama sekali. Jika kamu mencoba untuk bernegosiasi, perusahaan rekaman dengan mudah bisa bilang, "Take it or leave it." Bahkan kalo kamu memutuskan untuk ngga setuju dengan syarat dan kondisinya, kamu pasti akan bertanya-tanya kapan kesempatan seperti ini akan muncul lagi dan bahkan jika tawaran kontrak berikutnya akan datang.

Tujuan artikel ini adalah untuk memandu Anda melalui fitur-fitur yang biasanya ada di setiap kontrak rekaman. Ini tentu tidak menggantikan pengacara, tapi itu juga ngga ngebantu kamu untuk mendidik diri sendiri menghadapi masalah-masalah yang bakal ditemuin di sebagian besar kontrak label rekaman saat ini. Bagian berikut akan fokus pada tiap topik utama yang tercakup dalam setiap kontrak rekaman besar sehingga kamu akan memiliki ide yang baik dari apa yang diharapkan ketika kontrak rekaman kamu tiba.


*sumber : How Stuff Works?

1 comment:

Anonymous said...

membaca seluruh blog, cukup bagus