Monday, 14 February 2011

Industri Musik

Industri musik (atau bisnis musik) menjual komposisi, rekaman dan pertunjukan musik. Di antara banyak individu dan organisasi yang beroperasi dalam industri ini adalah musisi yang mengaransemen dan memainkan musik melalui pertunjukan musik, perusahaan dan profesional yang memproduksi rekaman dan menjualnya (misalnya: penerbit musik, produser, studio, insinyur (engineer/sound engineer), rekaman, ritel dan toko musik online, organisasi hak cipta (HAKI)); Mereka yang menyelenggarakan pertunjukan live music (agen pemesanan/booking agent, promotor, music venue, road crew); Profesional yang membantu musisi dengan karir mereka (pencari bakat, manajer bisnis, pengacara hiburan(di Indonesia profesi ini masih sangat jarang); Orang-orang yang siaran musik (TV dan siaran radio), jurnalis, pengajar/guru musik; produsen instrumen/alat musik, serta banyak lainnya.

Dunia komersial mulai berbicara tentang "industri rekaman" sebagai sinonim longgar "industri musik". Sejak tahun 2000, penjualan rekaman musik telah diturunkan secara substansial,[1] sementara live music telah menjadi semakin penting.[2] Empat "label perusahaan besar" mendominasi rekaman musik - Universal Music Group, Sony Music Entertainment,[3] Warner Music Group dan EMI - Yang masing-masing terdiri dari banyak perusahaan kecil dan label melayani berbagai daerah dan pasar. Industri musik live didominasi oleh Live Nation, promotor terbesar dan pemilik music venue. Live Nation adalah anak perusahaan mantan Clear Channel Communications, yang merupakan pemilik stasiun radio terbesar di Amerika Serikat. Perusahaan musik industri penting lainnya termasuk Creative Artists Agency (Sebuah perusahaan manajemen dan pemesanan/booking agent) dan Apple Inc (Yang pada tahun 2009 dinyatakan sebagai toko musik online terbesar di dunia melalui iTunes Store).

  1. "The Music Industry". The Economist. October 15, 2008
  2. Seabrook, John (August 10, 2009). "The Price of the Ticket". The New Yorker. Annals of Entertainment: 34
  3. Sony Corporation announced October 1, 2008 that it had completed the acquisition of Bertelsmann’s 50% stake in Sony BMG, which was originally announced on August 5, 2008. Ref: Sony Corporation of America. "Sony's acquisition of Bertelsmann's 50% Stake in Sony BMG complete.". Press release.
*Sumber : Wikipedia